forum komunitas sahabat yahoo
 
HomePortalCalendarFAQSearchRegisterMemberlistUsergroupsLog in
backlink backlink backlink

Share | 
 

 Kerusakan Hutan Sumbar Capai 53.000 Ha per Tahun

View previous topic View next topic Go down 
AuthorMessage
Muhlisin



Male
Number of posts : 11
Age : 39
Localisation : Purwakarta
Registration date : 2008-02-19

PostSubject: Kerusakan Hutan Sumbar Capai 53.000 Ha per Tahun   Tue Mar 18, 2008 1:10 am

Kerusakan Hutan Sumbar Capai 53.000 Ha per Tahun



Padang
(ANTARA News) - Laju kerusakan hutan di Sumatera Barat (Sumbar)
mencapai 53.000 hektare tiap tahun, akibat penebangan liar, perluasan
areal perkebunan sawit, Hak Pengusahaan Hutan (HPH), dan kegiatan
pertambangan, sehingga menyebabkan berkurangnya ketersediaan air bagi
penduduk.

"Padahal, dana-dana rehabilitasi dan pemulihan tersedia, namun tidak
digunakan dengan baik, sebaliknya daerah cenderung membuka kawasan
pariwisata, tanpa kegiatan penghijauan," kata Aguswinarno dari Wahana
Lingkungan Hidup (Walhi) Sumbar, di Padang, Senin.


Ia menyampaikan hal itu dalam rangkaian menyambut peringatan Hari Air Dunia, yang diperingati tiap 22 Maret.


Menurut dia,
berbagai kebijakan pemerintah untuk mempertahankan ketersediaan air
bagi penduduk, bagai "dua sisi tembok besar`. Satu sisi air dilihat
sebagai fungsi ekonomi hingga dieksploitasi, sedangkan satu sisi
lainnya air menjadi hak masyarakat, sehingga mereka bisa memperoleh air
sehat dan bersih.


Padahal, ia mengemukakan, air merupakan partikel bebas tanpa harga, artinya penduduk seharusnya memperoleh air bersih secara gratis.

"Namun, sumber daya air kini kualitasnya makin berkurang, antara lain
akibat 50 persen dari luas hutan Sumbar kini sudah berubah fungsi,"
katanya.

Ia menyebutkan, luas hutan Sumbar sesuai Surat Keputusan Menteri
Kehutanan (SK Menhut) Nomor 422/KPT/1999 mencapai 2.600.286 hektare,
dan sebanyak 50 persen diantaranya sudah berubah fungsi sebagai
perkebunan, dan HPH, seperti dimiliki Universitas Andalas (Unand) di
hutan Mentawai.

Ia menjelaskan, Unand juga bertanggungjawab dalam mempertahankan
ketersediaan sumber daya air itu, terkait dari hutan dikelolanya
menjadi HPH itu.

HPH yang dikelola Unand mencapai 50 hektare, tetapi tidak memiliki
dukungan ekologis sehingga membuat ketersediaan sumber daya air makin
berkurang.

"Berkurangnya ketersediaan sumber daya air di Sumbar juga terkait
banyak sungai-sungai yang tercemar antara lain adanya penambangan
mercuri seperti di DAS Sungai Batang Hari," katanya.

Ia menambahkan, kemauan pemerintah daerah untuk mempertahankan kawasan
sebagai daerah tangkapan air juga rendah, ditandai ekstambang batu bara
Ombilin di Sawahlunto justru `disulap` menjadi kawasan pariwisata. (*)
Back to top Go down
View user profile http://www.go-investor.com/?id=oliv
 
Kerusakan Hutan Sumbar Capai 53.000 Ha per Tahun
View previous topic View next topic Back to top 
Page 1 of 1
 Similar topics
-
» Gathuk2an Tingkat Tinggi: Micro-Chip Salah Satu Pertanda Kiamat ?
» ALLAH DALAM AL-QURAN DAN ALKITAB TERNYATA BEDA OKNUM ALLAH
» sejarah perang khaibar
» Kapan puasa pertama kali dimulai..?
» Kisah Loo Jo Yee Gadis Cina 17 Tahun Peluk Islam (bahasa Melayu)

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
forum yahoo internasional :: Life style-
Jump to: