forum komunitas sahabat yahoo
 
HomePortalCalendarFAQSearchRegisterMemberlistUsergroupsLog in
backlink backlink backlink

Share | 
 

 Sebaiknya Polisi Proporsional Tangani Mahasiswa Anti Kenaika

View previous topic View next topic Go down 
AuthorMessage
arthasewu



Female
Number of posts : 104
Age : 26
Localisation : yogya
Registration date : 2008-01-20

PostSubject: Sebaiknya Polisi Proporsional Tangani Mahasiswa Anti Kenaika   Sat May 24, 2008 8:25 pm

Sebaiknya Polisi Proporsional Tangani Mahasiswa Anti Kenaikan Harga BBM

http://ekstravaganza.blogspot.com/

Jakarta
(ANTARA News) - Aparat kepolisian sebaiknya bersikap proporsional dalam
menangani mahasiswa yang melakukan aksi unjuk rasa menolak kenaikan
Bahan Bakar Minyak (BBM) dan harga produk pangan.

"Apa yang disampaikan kalangan mahasiswa itu sesungguhnya cukup baik.
Oleh karena itu, pihak berwajib seyogianya dalam menangani mereka harus
bersikap proporsional," kata Rektor Universitas Pelita Harapan (UPH)
Jonathan L. Parapak, menanggapi banyaknya aktivis mahasiswa yang
ditahan pihak polisi di Jakarta, Sabtu.

Dalam berdemokrasi, katanya, menyampaikan pendapat dan kepentingan umum
merupakan hal biasa, namun juga harus disampaikan secara sopan,
sehingga tidak bersifat anarkis.

"Sampaikan pendapat itu dengan baik dan jangan sampai mengganggu pihak
lain," katanya, seraya menambahkan, mahasiswa yang ditangkap itu
sebaiknya cepat diproses agar yang tidak bersalah juga dapat mengikuti
kuliah atau persiapan ujian.

Mantan Dirjen Pos dan Telekomunikasi itu juga mengatakan, dalam
menyikapi terjadinya kenaikan harga BBM sebaiknya tidak bersikap
emosional, tetapi harus didasarkan pada aturan yang sudah ada.

"Semua harus dikembalikan kepada aturan yang berlaku, intinya jangan
sampai tuntutan untuk tidak menaikkan harga BBM dan produk pangan itu
dipelitir menjadi seolah-oleh urusan politik," kata Jonathan.

Segera bebaskan! Jangan pakai cara-cara represif

Sementara itu, Dekan Fakultas Hukum Universitas Sahid Jakarta Dr. (C)
Laksanto Utomo menuntut pihak polisi segera membebaskan sejumlah
mahasiswa yang ditahan di Polres Jakarta Selatan.

"Kami minta aparat kepolisian segera membebaskan tiga mahasiswa
Universitas Sahid yakni Moin Tualeka, Rifsia Iga Riadi, dan Ari. Karena
mereka itu hanya menyampaikan keberatan adanya kebijakan pemerintah
yang menaikkan harga BBM," katanya.

Demo atau menyampaikan pendapat itu juga disampaikan di halaman Kampus
Usaid, Jalan Soepomo, yang tidak banyak mengganggu arus lalu lintas.

Laksanto yang juga sebagai praktisi hukum itu mengatakan, pihaknya
sudah berusaha menemui Kapolres Jakarta Selatan, tetapi sampai saatini
belum dapat dilakukan pertemuan.

Laksanto mengaku tambah kaget ketika menerima kabar dari keluarganya
kalau mahasiswanya itu kini sudah berstatus menjadi tersangka.

"Saya tadi mendapat kabar, katanya para mahasiswa itu sudah dinaikkan
statusnya menjadi tersangka. Ini sangat bertentantangan dengan alam
demokrasi yang memberikan ruang gerak para mahasiswa dan aktivis untuk
melakukan kontrol kepada kebijakan pemerintah yang tidak menguntungkan
banyak orang," kata Laksanto.

Menurut dia, aspirasi yang disampaikan para mahasiswa itu seyogianya
dapat dijadikan koreksi atau kontrol terhadap kekuasaan, dan bukannya
malah "dimatikan" melalui cara-cara yang represif.

"Cara represif untuk mempertahankan keuasaan, harus segara diakhiri di
Indonesia. Kita sudah mempunyai pengalaman panjang akan getirnya
sebagian besar rakyat yang hidup di alam represif itu," katanya.

Penangkapan tak surutkan aksi

Di tempat terpisah, Front Perjuangan Rakyat (FPR) juga meminta pihak
kepolisian membebaskan tanpa syarat 32 mahasiswa yang ditahan menyusul
aksi demonstrasi menuntut pembatalan kenaikan harga BBM.

Koordinator Umum FPR, Rudi HB Daman dalam keterangan tertulis di
Jakarta, Sabtu, menyebutkan, pihaknya mengecam penangkapan 32 mahasiswa
yang melakukan demonstrasi menuntut pembatalan kenaikan harga BBM .

Menurut Rudi, adanya bentrok, penahanan dan penangkapan puluhan
mahasiswa dan aktivis rakyat di berbagai kota di Indonesia yang menolak
kenaikan harga BBM, tidak akan menyurutkan aksi menolak kenaikan harga
BBM, katanya.(*)
Back to top Go down
View user profile http://www.profitreload.com/?id=oliv
 
Sebaiknya Polisi Proporsional Tangani Mahasiswa Anti Kenaika
View previous topic View next topic Back to top 
Page 1 of 1
 Similar topics
-
» Anti-Inflammatories: can they TRIGGER migraine?
» Anti Humanism
» YES!!Gerakan Anti MUSLIM TELAH DIMULAI, AKIBAT PEMENGGALAN TENTARA INGGRIS OLEH MUSLIM!
» Paulus si anti kristus
» ISLAM - ANTI KRISTUS

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
forum yahoo internasional :: busines & finance :: bisnis & ekonomi-
Jump to: