forum komunitas sahabat yahoo
 
HomePortalCalendarFAQSearchRegisterMemberlistUsergroupsLog in
backlink backlink backlink

Share | 
 

 IHSG BEI Naik, Pidato Presiden Jadi Sentimen Positif

View previous topic View next topic Go down 
AuthorMessage
arthasewu



Female
Number of posts : 104
Age : 26
Localisation : yogya
Registration date : 2008-01-20

PostSubject: IHSG BEI Naik, Pidato Presiden Jadi Sentimen Positif   Fri Aug 22, 2008 2:21 pm

IHSG BEI Naik, Pidato Presiden Jadi Sentimen Positif

http://yahoo.withme.us/adsense-h1.htm
http://yahoo.withme.us

Jakarta
(ANTARA News) - Seusai pidato presiden di hadapan Dewan Perwakilan
Daerah (DPD), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia
(BEI) pada perdagangan Jumat pagi ini ditutup naik 1,35 persen.

IHSG naik 28,199 poin menjadi 2.116,450 dan indeks LQ45 terangkat 7,702 poin atau 1,79 persen ke posisi 438,744.

Pidato Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tentang pertumbuhan ekonomi
daerah sebesar 6,4 persen menjadi salah satu sentimen positif yang
masuk pasar saham.

Namun, ungkap Analisa Riset PT Trimegah Securities, dalam ulasan
pasarnya, kenaikan indeks paling besar didorong oleh naiknya
saham-saham komoditas karena kembali melambungnya harga minyak dunia
yang kini nerkisar 122 dolar AS per barel.

Kondisi ini yang telah memicu naiknya harga saham berbasis komoditas,
seperti saham Tambang Timah yang naik Rp225 ke level Rp2.750, Bumi
Resources terangkat Rp200 ke harga Rp5.500, Medco Energi naik Rp100
menjadi Rp4.400, London Sumatera menguat Rp200 ke harga Rp5.950,
Tambang Batubara Bukit Asam melambung Rp350 ke Rp14.000, Astra Agro
Lestari naik Rp1.150 menjadi Rp18.150, Bakrie Plantations naik Rp30 ke
posisi Rp1.090 dan Aneka Tambang terangkat Rp70 ke Rp1.910.

Perdagangan saham di BEI didominasi yang naik sebanyak 97 jenis
dibanding yang turun 53 dan 50 stagnan. Volume perdagangan mencapai
1,046 miliar saham dengan nilai Rp1,704 triliun dari 34.215 kali
transaksi.






Presiden Yudhoyono dan Ginandjar Berbalas Pantun

http://iklansindo.blogspot.com/
http://sandra-angelia.blogspot.com/

Jakarta
(ANTARA News) - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ketua Dewan
Perwakilan Daerah (DPD) Ginandjar Kartasasmita saling berbalas pantun
dalam Sidang Paripurna Khusus DPD di Gedung Nusantara Kompleks MPR/DPR,
Senayan, Jakarta, Jumat.

Di akhir pidato kenegaraannya, Presiden Yudhoyono membacakan dua buah bait pantun, yaitu:


Naik perahu ke Serambi Mekah

Singgah di Bangka menenun sutera

Mari bersatu membangun daerah

Menyatukan bangsa membangun negara.


Dari Mamuju berlayar ke Madura dan Maluku,

Berangkat bahtera, mengarungi samudera raya.

Daerah maju, negara pasti maju.

Rakyat daerah sejahtera, bangsa Indonesia berjaya.


Seperti tidak mau kalah dengan Presiden Yudhoyono, Ginandjar
Kartasasmita saat akan menutup Sidang Paripurna Khusus DPD pun mengaku
tidak elok jika tidak membalasnya juga dengan sebuah pantun.

Sesaat kemudian, Ginandjar pun membacakan pantunnya, yaitu:


Buah alpukat buah belimbing

Dimakan enak bersama-sama

Daerah yang kuat sangatlah penting demi majunya bangsa dan negara

Menyelesaikan mana yang kusut, menjernihkan mana yang keruh

Melarak mana yang berbonggol, mengamplas mana yang kesat

Meluruskan mana yang melintang, mengepulkan mana yang menyala

Menyejukkan mana yang panas, menambah mana yang kurang

Ke gunung kita sama mendaki, ke ngarai yang dalam satukan tekad

Siapa yang jujur tegas dan berani, membuat pemimpin lekat di hati
rakyat.
Back to top Go down
View user profile http://www.profitreload.com/?id=oliv
 
IHSG BEI Naik, Pidato Presiden Jadi Sentimen Positif
View previous topic View next topic Back to top 
Page 1 of 1
 Similar topics
-
» Kelompok Hindu India Doakan Donald Trump Jadi Presiden Amerika
» naik haji koq bisa diwakilkan....... nggak logis ah
» Makam Uje pun Mulai Jadi Tempat "Pesugihan"
» TIDAK ADA YG BISA STOP DIA ,(AHOK) JADI PRESIDEN
» hercules, mantan preman tanah abang Muallaf

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
forum yahoo internasional :: busines & finance :: bisnis & ekonomi-
Jump to: