forum komunitas sahabat yahoo
 
HomePortalCalendarFAQSearchRegisterMemberlistUsergroupsLog in
backlink backlink backlink

Share | 
 

 Sebuah Pelajaran Sportivitas dari George Bush

View previous topic View next topic Go down 
AuthorMessage
Admin
Admin


Number of posts : 20
Localisation : jakarta
Registration date : 2007-03-16

PostSubject: Sebuah Pelajaran Sportivitas dari George Bush   Wed Nov 12, 2008 9:33 pm

Sebuah Pelajaran Sportivitas dari George Bush

http://iklan22.blogspot.com
http://iklan001.blogspot.com
Jakarta
(ANTARA News) - Dalam lebih kurang tiga tahun terakhir masa jabatannya
yang kedua di Gedung Putih, George Walker Bush dicibir dan dijauhi
banyak orang, termasuk para sekutunya. Di dalam negeri ia tak henti menjadi sasaran olok-olok media massa,
disindir para selebritis dan terus-terusan dikecam para politisi
Demokrat, tetapi jangan harap dia mendendam dengan itu semua,
setidaknya dari apa yang terlihat di permukaan. Meski sebentar lagi tak akan lagi menjadi Presiden AS, ia tetap orang
sangat kaya dan amat berkuasa di AS. Namun, seperti umumnya para
pemimpin AS yang melihat perbedaan politik haram hukumnya menyisihkan
kepentingan rakyat dan negara, Bush bersikap sportif. Ia mengakui kemenangan lawan dari kawannya (John McCain), menyambut
hangat orang yang selama dua tahun terakhir ini paling getol
mengkritiknya (Barack Hussein Obama), dan bahkan mengakui
kesalahan-kesalahan politiknya. Baru-baru ini, dalam wawancaranya dengan CNN, Bush menyatakan
penyesalannya atas berbagai kebijakan yang dinilai sebagian besar
rakyat Amerika Serikat sebagai kontroversial. Salah satu yang ia sesali adalah mengatakan Perang Irak telah selesai
dengan kemenangan berada di pihak AS dan para sekutunya, padahal 152
tentara AS justru bertahan di Irak. "Mereka (pasukan AS) diberi aba-aba (dari saya) bahwa "Misi Telah
Selesai." Saya menyesal telah menyampaikan pesan itu," kata Bush. Menurut Bush, pesan itu sebenarnya ditujukan kepada Angkatan Laut AS, tidak untuk tentara yang bertugas di daratan. Mengenai kemenangan Obama, dengan terbuka Bush menyebut kemenangan itu
sebagai hal penting demi masa depan rakyat dan bangsa Amerika.
Sebaliknya, dia tak begitu menunjukkan kekecewaaan jagoannya (McCain),
kalah dalam kontes politik akbar AS itu.
"Kemenangan itu baik untuk negeri kita bahwa rakyat memiliki harapan
pada negaranya dan merasa terjamin masa depannya dan Presiden terpilih
Obama mempunyai satu kesempatan besar (untuk mewujudkan harapan rakyat
itu)," kata Bush. "Saya sungguh mendoakannya (Obama) untuk semua hal terbaik. Adalah baik
untuk negeri kita ini, presiden (Obama) berhasil dalam tugas-tugasnya." Bush akan meninggalkan Gedung Putih sebelum tanggal 20 Januari 2009 dan
selama dua bulan lebih ini ia masih menjadi Presiden AS tetapi tidak
bisa lagi sepenuhnya menggenggam kekuasaan karena harus selalu
berkonsultasi dengan Obama. Oleh karena itu, masa dua bulan lebih ini disebut sebagai pemerintahan peralihan. Mengenai masa transisi ini Bush juga bersikap sportif. "(Pemerintahan) transisi yang kami kerjakan bersamanya (Obama) adalah
upaya sungguh-sungguh kami untuk membantunya menghadapi tekanan-tekanan
dan kompleksnya masalah seputar kepresidenan," jelas Bush. Kemarin Obama mengunjungi Bush di Gedung Putih dalam sebuah awal
simbolik untuk memulai pengalihan kekuasaan sebelum Obama dilantik
sebagai Presiden Amerika Serikat ke-44 pada 20 Januari 2009. Bush memang menolak mengungkapkan kebijakan-kebijakan apa saja yang dia
diskusikan dengan Obama selama kunjungan Senin itu, namun ia bersedia
membagi masalah-masalah non politik kepada CNN, terutama seputar
keluarga Obama. Kepada CNN, Bush menyatakan Obama menanyainya perihal apakah kedua gadis kecilnya bisa betah di Gedung Putih. Bush mengungkapkan, Obama meminta Bush menunjukkan di manakah kamar tidur dua anak gadisnya nanti. "Jelas sekali si bung ini (Obama) ingin membawa suasana kekeluargaan ke Gedung Putih," kata Presiden Bush. "Saya mengerti bahwa anak-anaknya selalu berada dalam pikirannya dan ia
ingin meyakinkan dirinya bahwa dia adalah seorang ayah yang baik,"
papar Bush. George Bush sendiri tidak ditekan untuk mengundang Obama berkunjung ke
Gedung Putih lebih awal dari biasanya, padahal selama dua bulan ke
depan dia tetap Presiden negara adidaya itu. Bushlah yang justru berinisiatif mengundang Obama ke Gedung Putih dan
dia tidak melakukan itu untuk dirinya saja, tetapi demi meneruskan
tradisi memesankan kesatuan dan keutuhan nasional serta pembelajaran
moral pada rakyatnya. Sebelum ia memutuskan mengundang Obama, dia tidak mencari pandangan
dari teman-temannya seperti Wakil Presiden Dick Cheney, setidaknya
seperti yang terungkap di media massa selama ini. Dia justru mengundang Obama setelah berkonsultasi dengan bekas lawan
ayahnya selama Pemilu beberapa waktu sebelumnya, Bill Clinton. "Bill, saya siap bertemu dengan presiden baru dan saya ingat sekali
betapa anda sangat ramah pada saya (Bill mengundang Bush yang saat itu
memenangkan Pemilu). Dan saya harap saya bisa menyambut presiden
terpilih Obama seramah yang anda tunjukan pada saya dulu," ungkap Bush.

_________________
http://google.withme.us
Back to top Go down
View user profile http://yahoo.withme.us
 
Sebuah Pelajaran Sportivitas dari George Bush
View previous topic View next topic Back to top 
Page 1 of 1
 Similar topics
-
» A CALL FOR AN UPRISING - GEORGE BUSH AND THE OBAMA'S MOCK US ALL AT DALLAS POLICE MEMORIAL!
» George W Bush has undergone heart surgery
» Biarkan kertas menjelaskan arti dari sebuah keyakinan
» belajar dari kisah zulqarnain
» Husband dressed as George Washington

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
forum yahoo internasional :: lain-lain-
Jump to: