forum komunitas sahabat yahoo
 
HomePortalCalendarFAQSearchRegisterMemberlistUsergroupsLog in
backlink backlink backlink

Share | 
 

 PB NU: Pilkada agar Dihapus karena Sumber Perpecahan

View previous topic View next topic Go down 
AuthorMessage
arthasewu



Female
Number of posts : 104
Age : 26
Localisation : yogya
Registration date : 2008-01-20

PostSubject: PB NU: Pilkada agar Dihapus karena Sumber Perpecahan   Fri Jan 25, 2008 2:57 pm

PB NU: Pilkada agar Dihapus karena Sumber Perpecahan


Jakarta
(ANTARA News) - Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PB NU) menilai
pemilihan kepala daerah (pilkada) seharusnya tidak dilakukan secara
langsung karena selain menimbulkan konflik yang berujung pada
perpecahan, juga hanya menghambur-hamburkan uang.

"Dalam lima tahun, (masyarakat) dihadapkan pada enam kali pemilihan,
mulai pemilihan kepala desa, bupati, gubernur, DPR, DPD, pemilihan
presiden (pilres) yang semuanya berpotensi membuahkan polarisasi dalam
masyarakat," kata Ketua PB NU Hasyim Muzadi usai bertemu Presiden
Susilo Bambang Yudhoyono di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat.

Hasyim Muzadi yang didampingi Wakil Rais Aam PB NU Tolchah Hasan,
menyampaikan undangan kepada Presiden Yudhoyono untuk memberi sambutan
pada perayaan Hari Lahir NU ke 82, yang akan diselenggarakan di Stadion
Gelora Bung Karno, 3 Februari 2008.

Menurut Hasyim, seperti disampaikannya kepada Presiden, NU perlu
memperkokoh kembali wawasan keagamaan dalam kaitannya dengan
kepentingan kebangsaan yang sesungguhnya merupakan ciri dasar dari NU.

Ia menilai, realitanya gerakan-gerakan politik kerakyatan sebelum dan
sesudah penyelenggaraan pilkada sering membenturkan kepentingan
masyarakat, terutama dengan keagamaan, sehingga jika tidak diatasi maka
bisa menimbulkan perpecahan.

Dicontohkan, pada sejumlah pilkada yang sempat menimbulkan polarisasi
di masyarakat yang terkena dampak negatifnya adalah kalangan bawah,
(grassroot) yang sebagian besar adalah warga NU.

"Saat ini pintu-pintu Indonesia terbuka lebar tanpa sensor menimbulkan
masalah-masalah aliran keagamaan, politik berbasiskan agama, dan
berbagai konflik lainnya. Sehingga NU menegaskan kembali bagaimana
agama yang berkebangsaan, dan bagaimana berbangsa yang disinari oleh
nilai-nilai agama," katanya.

Dengan demikian diutarakannya, pemilihan langsung sebaiknya hanya dilakukan untuk Pemilihan presiden, dan wakil rakyat di DPR.

"Penghapusan pilkada tidak mencerminkan mundurnya demokrasi, karena
yang bikin mundur justru DPR, dan DPRD yang tidak aspiratif terhadap
kelompok yang terwakili," katanya.

Hasyim tidak membantah bahwa pilkada oleh DPRD akan menimbulkan politik uang.

"Tentu ada permainan uang, tetapi lebih baik dari pada diecer-ecer di
masyarakat, sehingga demokrasi layaknya 'demokrasi sembako'," ujarnya.

Selain penegasan kembali soal wawasan keagamaan, Hasyim juga menuturkan
perlunya upaya peningkatan kepedulian kemasayarakatan sesuai dengan
keprihatinan masyaraka sekarang ini.

Selama 10 tahun, katanya, ada bencana sosial, tiga tahun belakangan ada bencana alam.

"Pengaruh-pengaruh positif dan negatif yang secara global telah melanda
negeri ini, ditambah dengan bencana sosial dan alam, mengharuskan ada
konsolidasi dari persaudaran dan toleransi di dalam masyarakat. Kalau
tidak bisa diatasi maka kita (bangsa) bisa tercerai-berai," tuturnya.

Mantan calon Wapres yang berpasangan dengan Megawati Soekarnoputri ini
juga menyebutkan, NU merasa berkepentingan mengatasi masalah kebangsaan
bekerja sama dengan pihak lain yang seirama dengan pemikiran ini,
dengan menjauhkan diri dari sikap ekstrimitas dan teroris yang berbasis
agama sekaligus liberalitas yang menghancurkan theologia agama itu
sendiri.(*)
Back to top Go down
View user profile http://www.profitreload.com/?id=oliv
 
PB NU: Pilkada agar Dihapus karena Sumber Perpecahan
View previous topic View next topic Back to top 
Page 1 of 1
 Similar topics
-
» BAHAGIANYA SAYA KARENA ALLOH SWT TIDAK DAPAT MENYESATKAN SAYA.....
» Karena Puasa, Seorang Pendeta Amerika Masuk Islam
» Syarat masuk surga adalah mendapat rahmat Allah,bukan karena amal semata.
» Adakah perintah Sunat dalam Alquran..?
» sesatkah LDII

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
forum yahoo internasional :: lain-lain-
Jump to: