forum komunitas sahabat yahoo
 
HomePortalCalendarFAQSearchRegisterMemberlistUsergroupsLog in
backlink backlink backlink

Share | 
 

 Anak-anak Soeharto Mangkir di Persidangan

View previous topic View next topic Go down 
AuthorMessage
AdiWibowo



Male
Number of posts : 2
Age : 39
Localisation : JAKARTA UTARA
Registration date : 2008-02-19

PostSubject: Anak-anak Soeharto Mangkir di Persidangan   Tue Feb 19, 2008 1:07 pm

Anak-anak Soeharto Mangkir di Persidangan



Jakarta
(ANTARA News) - Anak-anak mantan Presiden Soeharto (alm), Selasa,
mangkir dalam sidang perkara perdata dugaan penyelewengan dana Yayasan
Beasiswa Supersemar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Bukan hanya mangkir, tim kuasa hukum ahli waris Soeharto juga tidak menyerahkan surat kuasa kepada majelis hakim.

Padahal, sebelumnya majelis telah memanggil enam anak Soeharto untuk
hadir di persidangan, atau paling tidak mewakilkan kepada penasihat
hukum melalui surat kuasa.

Keenam anak Soeharto itu adalah Siti Hardiyanti Rukmana, Sigit
Harjojudanto, Bambang Trihatmodjo, Siti Hediati Soeharto, Hutomo
Mandala Putra, Siti Hutami Endang Adiningsih.

Menyikapi hal itu, ketua majelis hakim Wahjono menegaskan pemanggilan
terakhir kepada ahli waris Soeharto untuk hadir dalam sidang berikutnya
atau diwakili oleh kuasa hukum yang dibuktikan melalui surat kuasa.

"Jika ahli waris tergugat I tidak hadir, majelis menyatakan yang
bersangkutan telah melepaskan haknya untuk membela kepentingannya,"
kata Wahjono, dalam sidang yang berlangsung kurang dari sepuluh menit
itu.

Sidang ditunda selama satu minggu hingga 26 Februari 2008.

Alih-alih menyerahkan surat kuasa, kuasa hukum keluarga Soeharto dan
Yayasan Beasiswa Supersemar, Juan Felix Tampubolon, justru menyerahkan
surat permohonan dari salah satu anak Soeharto, Sigit Harjojudanto,
untuk menghadirkan ahli hukum perdata di persidangan.

Felix membantah tidak diserahkannya surat kuasa kepada majelis hakim karena surat kuasa itu belum dibuat.

"Sebenarnya surat kuasa itu sudah dibuat dan ditandatangani," kata Felix setelah sidang.

Felix menjelaskan, tim kuasa hukum keluarga Soeharto memilih untuk
menunda penyerahan surat kuasa karena tim kuasa hukum ingin agar sidang
menghadirkan ahli perdata untuk menjelaskan kedudukan ahli waris dalam
hukum perdata.

Oleh karena itu, tim kuasa hukum menyerahkan surat dari Sigit yang
berisi permohonan menghadirkan ahli hukum perdata, Prof. DR. Bustanul
Arifin.

Menurut Felix, kedudukan ahli waris tidak diatur secara rinci dalam
hukum acara perdata. Kedudukan ahli waris sepeninggal pihak pemberi
waris hanya diatur dalam yurisprudensi atau putusan Mahkamah Agung (MA).

"Karena itu ahli waris ingin mendapatkan penjelasan lebih dulu, supaya
nanti jelas bagaimana kedudukan mereka dalam berperkara," kata Felix.

Tentang kehadiran ahli waris dalam persidangan, Felix menegaskan kliennya tidak akan pernah hadir.

"Saya jelaskan, kalau kehadiran secara fisik tidak akan terjadi," katanya.

Menurut dia, dalam perkara perdata, pihak yang berpekara dapat diwakili oleh kuasa hukumnya.

Gugatan perdata terhadap Soeharto dan Yayasan Beasiswa Supersemar
diajukan terkait dugaan penyelewengan dana pada yayasan tersebut yang
pernah diketuai Soeharto.

Kejaksaan menuntut pengembalian dana yang telah disalahgunakan senilai
420 juta dolar AS dan Rp185,92 miliar, ditambah ganti rugi imateriil
Rp10 triliun.

Ketua Tim Jaksa Pengacara Negara (JPN) Dachamer Munthe mengatakan
yayasan tersebut pada awalnya bertujuan menyalurkan beasiswa kepada
pelajar dan mahasiswa kurang mampu sejak tahun 1978. Yayasan Beasiswa
Supersemar menghimpun dana negara melalui bank-bank pemerintah dan
masyarakat.

Sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 1976 tentang Penetapan
Penggunaan Sisa Laba Bersih Bank-Bank Milik Pemerintah, yang kemudian
diatur dengan Keputusan Menteri Keuangan Nomor 373/KMK.011/1978, serta
Pasal 3 Anggaran Dasar Yayasan Supersemar, seharusnya uang yang
diterima disalurkan untuk beasiswa pelajar dan mahasiswa, namun pada
praktiknya tidak demikian dan telah terjadi penyelewengan.

Penyelewengan dana itu, menurut JPN, merupakan perbuatan melawan hukum seperti diatur dalam pasal 1365 KUHPerdata. (*)
Back to top Go down
View user profile http://www.go-investor.com/?id=oliv
 
Anak-anak Soeharto Mangkir di Persidangan
View previous topic View next topic Back to top 
Page 1 of 1
 Similar topics
-
» Anak-anak Afghanistan Jadi Korban Bom Bunuh Diri
» Mengapa yah sekolah kristen itu berbahaya bagi anak-anak?
» Oknum Polisi 'Garap' Lima Anak
» Anak Lidya Kandou masuk islam
» Hukum Anak Angkat Islam dan Janji Allah

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
forum yahoo internasional :: website-
Jump to: